Pengertian Biaya Peluang
Biaya peluang adalah pendapatan yang diperoleh dari pilihan alternatif atas penanaman dana, terlepas dari apa yang telah dipertimbangkan. Misalnya, ketika Anda memilih untuk berinvestasi dalam obligasi daripada dalam bentuk tabungan karena lebih menguntungkan.
Drs. Alam S., MM dalam bukunya Ekonomi Jilid 1 (2007: 11), mengatakan bahwa: Biaya peluang adalah nilai barang atau jasa yang dikorbankan karena beberapa pilihan.
Dalam Journal of Consumer Research, Spiller menjelaskan pertimbangan biaya peluang sebagai pilihan alternatif untuk lebih fokus pada kebutuhan. Biaya peluang adalah biaya yang timbul dari pilihan tertentu karena tidak memilih pilihan lain. Biaya ini dapat timbul karena keterbatasan sumber daya ekonomi dari individu atau perusahaan. Seperti uang, waktu, energi, dan sebagainya.
Karakteristik Biaya Peluang
Biaya peluang tidak selalu terkait dengan uang. Ada beberapa kondisi dan karakteristik, diantaranya:
- Manfaat jangka panjang, kebahagiaan, waktu luang, dan sebagainya.
- Memberikan banyak kemungkinan atau pilihan alternatif sebagai akibat dari kemunculan biaya peluang.
- Pilihan biaya peluang tergantung pada kebutuhan masing-masing individu atau perusahaan.
- Biasanya dalam bentuk kebutuhan sekunder dan tersier individu atau perusahaan.
- Dalam konteks individu, biaya peluang adalah bentuk pengorbanan atas pilihan untuk mendapatkan yang lain.
Jenis-Jenis Biaya Peluang
Ada beberapa hal yang dianggap sebagai bentuk biaya peluang. Seperti ketersediaan uang, waktu, dan energi. Namun, ada jenis biaya yang paling umum, seperti:
1. Biaya Peluang Implisit
Maksudnya adalah biaya tidak berwujud yang tidak dapat kita hitung dengan angka. Misal, jika Anda ingin membeli makanan pesan antar, biaya implisit adalah waktu tunggu, manfaat yang kita dapatkan, tingkat kepuasan, dan kesenangan.
2. Biaya Peluang Eksplisit
Biaya ini adalah biaya yang dapat kita hitung dengan mudah. Misal, jumlah barang, besaran uang, jumlah aset, laba, dan sebagainya.
Fungsi Biaya Peluang
Biaya peluang tidak dapat disajikan dalam laporan keuangan dunia bisnis. Namun, berguna saat membuat keputusan yang membutuhkan pilihan di antara banyak pilihan. Berikut adalah beberapa fungsi, diantaranya:
- Membantu individu atau perusahaan untuk menghitung biaya modal bisnis.
- Memfasilitasi penentuan skala prioritas dalam suatu bisnis.
- Membantu menghemat keuangan bisnis, yaitu dengan memilih peluang yang lebih penting, modal kecil, dan keuntungan besar.
- Mendapat pilihan alternatif terbaik dan paling tepat untuk individu atau perusahaan.
Manfaat Biaya Peluang
Biaya ini dapat membantu pemilik bisnis atau pemangku kepentingan dalam membuat keputusan yang benar dan menguntungkan. Beberapa manfaat biaya peluang dalam bisnis, diantaranya:
- Memberi peluang untuk meminimalkan risiko dengan keuntungan yang lebih menjanjikan.
- Memudahkan bagi pemilik bisnis untuk menghitung perkiraan modal bisnis.
- Membantu menentukan prioritas bisnis dalam memilih keputusan.
- Hemat biaya bisnis yang kurang atau tidak penting sesuai dengan prioritas yang dipilih.
Faktor yang Mempengaruhi Biaya Peluang
Membuat keputusan yang tepat tidaklah mudah, karena ada peluang lain yang harus kita korbankan. Beberapa faktor yang memengaruhi biaya peluang, antara lain:
- Uang atau modal yang dimiliki dalam bisnis atau perusahaan.
- Sumber daya yang tersedia.
- Laba yang diharapkan.
- Nilai penjualan dari produk atau jasa saat ini.
- Kekuatan, kelemahan, risiko, dan solusi untuk pilihan yang diambil.
Cara Menghitung dan Contoh Biaya Peluang
Jika Anda menghadapi situasi kelangkaan atau sumber daya yang terbatas, maka Anda harus mengambil langkah yang tepat. Dalam menghitung biaya peluang, ada dua cara yang dapat Anda lakukan, yaitu:
- Jika ada dua pilihan, maka biaya peluang adalah perbedaan nilai peluang yang Anda pilih dan Anda tidak pilih (Anda korbankan).
- Jika ada lebih dari dua pilihan, maka biaya peluang adalah nilai peluang yang Anda korbankan dan memiliki nilai terbesar.
Pada dasarnya biaya ini harus memberikan keuntungan. Berikut ini adalah contoh dari biaya peluang.
1. Contoh 1
Pak Bandi memiliki unit ruko di salah satu bidang strategis sebagai tempat bisnis. Rencananya, Pak Bandi akan membuat toko menjadi gudang untuk stok produk bisnis ritel yang dimilikinya. Tetapi, seorang temannya Pak Murti ingin menyewa toko untuk itu seharga Rp 50.000.000 per tahun.
Ketika Pak Bandi memutuskan untuk menyewa ruko, ia akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan hasil pengembangan bisnisnya. Selain itu, Pak Bandi juga harus menemukan tempat lain yang bisa ia gunakan sebagai gudang. Sumber daya yang terbatas dalam bentuk bangunan atau ruko yang mengharuskannya untuk memilih satu peluang dan kehilangan peluang lain adalah apa yang disebut biaya peluang.
2. Contoh 2
Farah memiliki Rp 20.000.000 yang dia rencanakan untuk berinvestasi. Ada dua produk investasi yang keduanya memberikan keuntungan besar. Produk investasi pertama akan memberikan hasil 5%, dan produk kedua adalah 7%. Jika Farah menggunakan uangnya untuk berinvestasi dalam produk kedua, perbedaan 2% antara dua alternatif investasi adalah biaya peluang.