Mengenal Masalah Stunting yang Menghambat Perkembangan Anak

Mengenal Masalah Stunting yang Menghambat Perkembangan Anak

Masalah stunting selalu berkaitan dengan status gizi seorang anak. Pasalnya, masalah ini dapat menghambat pertumbuhan anak di masa mendatang. Tidak hanya perkembangan fisiknya yang terhambat, tetapi  juga dapat mempengaruhi kemampuan kognitifnya.

Untuk mengetahui apakah seorang anak menderita stunting atau tidak maka orang tua wajib memeriksakan anaknya pada pelayanan kesehatan yang biasanya disediakan oleh Puskesmas setempat yaitu Posyandu dan diselenggarakan setiap bulan.

Salah satu layanan yang diberikan oleh Posyandu adalah menimbang berat badan anak.  Selain itu pula menera berapa tingginya serta mencocokkannya dengan standar ideal yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Perhatikanlah setiap bulan bagaimana grafik anak tinggi apakah sesuai dengan standar atau tidak. Jika sebelum umur 2 tahun gejala stunting ditemukan pada seorang anak,  maka orang tua dapat melakukan perbaikan nutrisi dengan lebih mudah.

Mengenal stunting pada anak

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, indikator untuk mengetahui masalah stunting pada anak adalah apakah tinggi badan anak mencapai standar ideal pada umurnya.  Kendati demikian perlu diketahui bahwa anak pendek belum tentu stunting, tetapi anak yang mengalami masalah stunting pasti memiliki masalah dengan pertumbuhan badannya.

Oleh karena,  itu jika anda sebagai orang tua mengetahui bahwa tinggi badan anak tidak sesuai dengan standar ideal, segeralah berkonsultasi dengan bidan atau dokter anak terdekat untuk mencari cara bagaimana menanggulanginya.

Masalah stunting ini sangat penting. Sebab menandakan bahwa anak tersebut menderita kekurangan gizi yang kronis dan harus diperbaiki secepat mungkin agar tidak mengganggu pertumbuhannya di masa mendatang.

Pencegahan Stunting pada Anak

Pada umumnya masalah stunting pada anak tidak dimulai pada saat anak dilahirkan. Namun, lebih banyak dipengaruhi status gizi Ibu pada saat masa kehamilan. Oleh karenanya kesehatan seorang anak sangat bergantung bagaimana Ibu mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh seorang anak pada saat sebelum hamil dan dalam masa kehamilan.

Untuk mempersiapkan anak yang tumbuh dengan optimal,  status gizi Ibu dipersiapkan sebelum orang tua merencanakan kehamilan. Sehingga seorang ibu akan hamil dalam keadaan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan janin.

Selama masa kehamilan, Ibu disarankan pada trimester pertama memeriksakan kehamilannya pada bidan atau dokter kandungan terdekat sebanyak 1 bulan sekali.  Hal ini untuk memastikan bagaimana  perkembangan janin serta pemenuhan gizi untuk ibu dan janin.

Jangan pernah abaikan kebutuhan nutrisi ibu dan janin walaupun selama masa kehamilan 3 bulan pertama Ibu merasa tidak enak makan. Usahakan selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi untuk mendukung pertumbuhan janin pada trimester pertama yang merupakan bagian yang terpenting.

Mengatasi masalah stunting pada anak tidak hanya berlaku pada setelah anak dilahirkan tetapi juga harus melakukan pencegahan dengan cara mempersiapkan kondisi gizi Ibu sebelum kehamilan terjadi. Jika Ibu dalam keadaan siap.  maka anak akan tumbuh dengan nutrisi yang cukup sehingga perkembangannya pun menjadi optimal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *