Inilah Kelebihan Dari Aplikasi Signal Untuk Pembayaran Pajak Kendaraan

Samsat Digital Nasional
source gambar : samsatdigital.id

Adanya SIGNAL atau aplikasi samsat digital nasional bisa memudahkan para pemilik kendaraan saat ingin membayar pajak kendaraannya. Mungkin ada beberapa dari anda yang ingin tahu seperti apa keunggulan yang disediakan aplikasi tersebut.

Berikut ini ada beberapa keunggulan aplikasi Signal yang perlu kalian tahu sebelum menggunakan aplikasi tersebut.

Sudah mencakup banyak wilayah di Indonesia

Meski tergolong baru diluncurkan, tetapi aplikasi Signal sudah bisa mencakup banyak wilayah di Indonesia untuk digunakan warga. Setidaknya wilayah yang bisa mengoperasikan Signal ada 15 wilayah.

Mulai dari Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, NTB, Riau, Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu, Kepulauan Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan juga Sulawesi Utara.

Jadi untuk anda yang berasal bukan dari Jakarta atau Jawa Barat, tidak perlu khawatir karena tetap bisa menikmati manfaat dari aplikasi Signal tersebut.

Verifikasi serba aman dan mudah

Mulai dari verifikasi wajah, email dan OTP nomor HP disediakan oleh aplikasi Signal. Sehingga penggunaan aplikasi Signal sangat aman dan rentan penipuan atau penyalahgunaan akun.

Verifikasi wajah bertujuan untuk penggantian syarat lampiran KTP yang biasa ada di pelayanan konvensional. Verifikasi ini juga merupakan implementasi pengawasan agar bisa memastikan kendaraan terkati belum pindah tangan.

Verifikasi email dibutuhkan agar bisa melengkapi database serta membangun komunikasi yang bersifat dua arah. Sementara OTP bertujuan untuk memastikan kalau yang mengakses ialah pihak yang berkepentingan itu sendiri.

Tingkat kegagalan rendah

Penggunaan aplikasi Signal oleh masyarakat memang ada kalanya menemui kendala. Tetapi kendala tersebut diduga karena faktor masyarakat yang belum memahami betul penggunaan aplikasi Signal tersebut.

Jadi banyaknya kegagalan bukan dikarenakan sistem, melainkan pada sisi pihak pengguna. Jika dikaji lebih spesifik, kegagalan bisa terlihat ketika verifikasi e-KTP, angka kegagalan untuk proses ini kurang lebih 15 persen sehingga keberhasilan mencapai angka 85 persen,

Sementara kegagalan ketika penambahan data kendaraan hanya sekitar 22 persen saja sementara persentase yang berhasil yaitu 78 persen. Demikian saja dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *